Panglima Komando Tugas Udara (Koasud) Latgab TNI, Marsekal Muda TNI Yushan Sayuti di Balikpapan, Rabu mengatakan selain pesawat tempur, ada 25 pesawat angkut, 16 helikopter dan delapan pesawat VIP yang dikerahkan pada acara ini .
Yushan menjelaskan ia sudah melakukan pengecekan di tiga pangkalan tempat berlangsungnya Latgab yakni Batam, Pontianak dan Balikpapan.
“Saya lihat semuanya sudah berjalan dengan. Hanya saja masih ada sedikit kekurangan, contohnya dari segi personil,” kata Yushan. Dari segi personil, pihaknya akan melakukan penataan kembali, untuk menghindari terjadinya penumpukan personil.
“Hal ini disebabkan disini (Balikpapan red), masih kekurangan untuk tempat menginap, maka personil akan kita taruh di Malang dan Makassar,” tandasnya.
Pada Latgab yang dimulai pada 8 Juni 2008, TNI AU mengerahkan anggota sebanyak 3.860 personil. Untuk Kaltim latgab akan dilangsungkan di Sanggata, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Semua pesawat yang akan digunakan dalam Latgab ditaruh di Pangkalan Udara Sepinggan, Balikpapan.
Pada latgab tempur TNI ini, ada empat wilayah tempat pelaksanaan yakni Sanggata (Kaltim), Singkawang (Kalbar), Natuna dan Batam (Kepulauan Riau), terakhir kali Latgab TNI dilaksanakan tahun 1996.
Dijelaskannya pula ada berbagai jenis amunisi yang akan digunakan yakni bom sebanyak 120 buah, MK 82 sebanyak 250 kilogram, NK 12 sebanyak 320 kilogram dan roket 266 buah.
BALIKPAPAN, KAMIS- Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Balikpapan intens mematangkan persiapan latihan gabungan (Latgab) TNI 2008 yang berlangsung 3-21 Juni. Dalam Latgab kali ini, Lanud dan Bandara Sepinggan, Balikpapan, menjadi posko operasional TNI-AU. Dipastikan 17 pesawat tempur akan dikerahkan ke Kabupaten Kutai Timur. Belasan armada tempur itu terdiri dari pesawat F-5 Tiger (enam unit) dan Hawk 100/200 (tiga) dari Skuadron Madiun, Sukhoi (dua) dan F-16 (enam) dari Lanud Hasanuddin, Makassar.
“Khusus F-5 Tiger dan Hawk 100/200 diterbangkan Skuadron I Pontianak lebih dulu ke Bandara Sepinggan Balikpapan, baru setelah itu dikerahkan ke Sangatta. Sedangkan Sukhoi dan F-16 langsung dari Lanud Makassar ke lokasi tempur,” ungkap Komandan Lanud Balikpapan, Letkol Pnb Agus Pandu Purnama saat berkunjung ke markas Tribun Kaltim, Kamis (22/5). Selain pesawat tempur, TNI-AU juga mengerahkan dua pesawat pengintai taktis Cassa-212, tiga unit heli SAR jenis SA-330, dua F-27 dan satu CN-235, lima unit pesawat C-130 dan enam F-16 (tim recovery). Menurut Pandu, Latgab diselenggarakan di empat lokasi di Natuna dan Batam (Provinsi Kepulauan Riau), Singkawang (Provinsi Kalimantan Barat) dan Sangatta (Provinsi Kalimantan Timur), diikuti tiga matra TNI (Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara).
Khusus di Kaltim, operasional TNI-AU dipusatkan di Lanud dan Bandara Sepinggan Balikpapan. Pergerakan alat utama sistem senjata (alutsista) dari sejumlah beberapa Lanud ke Bandara Sepinggan dimulai 3 Juni. Baru pada tanggal 12 Juni dilanjutkan ke Sangatta. “Puncak latihannya 15 Juni. Rencananya dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Pandu. Kemarin, pihaknya mengadakan pertemuan dengan institusi terkait, Angkasa Pura I, pimpinan airlines, Pertamina, Telkom dan lainnya. Pandu memaparkan secara detail rencana pergerakan pesawat TNI-AU selama Latgab. Langkah koordinasi ini untuk menghindari gangguan operasional penerbangan sipil atau komersial. Rencananya, Latgab akan diikuti sebanyak 42.637 pasukan dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Tingginya pergerakan pesawat TNI AU yang akan bergabung dalam latihan itu otomatis akan menambah jumlah penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan.







